Judul buku: Alam jin menurut al-Qur-an dan as-Sunnah, bantahan terhadap buku: dialog dengan jin muslim, Penulis: Ustadz 'Abdul Hakim bin 'Amir 'Abdat, Penyusun: Ibnu Saini bin Muhammad bin Musa, Penerbit: Darul Qolam - Jakarta, Cetakan II, 1425 H/ 2004 M
Bab 1: Alam jin
pertama: Jin dikenakan taklif
kedua: Jin ada yang mu'min dan ada yang kafir
ketiga: Jin diciptakan terlebih dahulu daripada manusia
keempat: Jin merupakan sebuah bangsa yang besar dan terbagi-bagi
kelima: Manusia lebih mulia daripada jin
keenam: Bentuk asli jin tidak dapat dilihat oleh manusia
ketujuh: Kesurupan jin
kedelapan: Jin ada yang laki-laki dan ada yang perempuan
kesembilan: Jin makan dan minum
kesepuluh: Jin bertempat tinggal
Bab 2: Kaidah-kaidah syari'at
kaidah pertama: Agama Islam telah sempurna dan tidak boleh untuk di tambah-tambah
kaidah kedua: Wajibnya ber-ittiba' kepada Rosululloh ShollaLLOOHU 'Alayhi Wa sallam dan haromnya berbuat bid'ah dalam agama
kaidah ketiga: Menjadikan al-Qur-an sebagai dasar hukum dan as-Sunnah sebagai penjelasnya dan memahami keduanya dengan pemahaman para Shohabat
kaidah keempat: Wajibnya memulangkan seluruh perselisihan kepada al-Qur-an dan as-Sunnah
Bab 3: Catatan atas buku dialog dengan jin muslim
catatan pertama: Jin tidak mempunyai hak untuk men-shohih-kan dan men-dho'if-kan hadits
catatan kedua: Kerajaan iblis dan bala tentaranya
catatan ketiga: Manusia tidak dapat melihat jin dalam rupa yang aslinya dan mereka tidak dapat mengusir marabahaya yang akan menimpa seseorang
catatan keempat: Tidak adanya dalil bahwa keberadaan jin muslim di rumah seorang muslim berarti pertanda baik
catatan kelima: Malaikat tidak akan turun kecuali dengan perintah ALLOH Sub-haanahu Wa Ta'aala
catatan keenam: Adanya ajaran yang bid'ah dalam hal membuang air panas di jamban
catatan ketujuh: Anak-anak kecil tidak dapat melihat jin dalam rupa yang aslinya dan sebagian binatang yang dapat melihat mereka
catatan kedelapan: Perintah menyampaikan keterangan jin muslim kepada manusia serta bantahannya
catatan kesembilan: Cara mengusir gangguan jin yang tidak ada sunnahnya
catatan kesepuluh: Keterangan rahasia yang baru pertama kali diketahui oleh manusia serta bantahannya dan bahwa syaithon selalu menyertai manusia
catatan kesebelas: Benarkah bahwa syaithon senang di posisi yang terletak pada dua hal yang bertentangan
catatan keduabelas: Keterangan sebuah hadits yang tidak sah sama sekali dan keterangan do'a yang sunnah ketika bersenggama
catatan ketigabelas: Pembenaran jin terhadap hadits yang tidak sah sama sekali tersebut serta bantahannya
catatan keempatbelas: Ajaran do'a yang tidak ada sunnahnya dari jin muslim serta bantahannya
catatan kelimabelas: Kesalahan penerjemahan buku serta pembenarannya
catatan keenambelas: Indahnya persahabatan yang terjadi antara seorang muslim yang baik dengan jin yang baik pula serta bantahannya
catatan ketujuhbelas: Keterangan sebuah atsar yang bathil dari Ibnu 'Abbas dan adanya denda bagi mereka yang mencampuri istrinya yang sedang haidh
catatan kedelapanbelas: Bantahan penulis terhadap jin muslim yang telah men-shohih-kan sebuah riwayat yang bathil dan keterangan beberapa hadits yang tidak ada asalnya
catatan kesembilanbelas: Bantahan penulis terhadap keterangan jin muslim tentang perkara yang ghoib tanpa dalil, dan bahwa jin dapat berubah-ubah wujud
catatan keduapuluh: Jin qorin Nabi ShollaLLOOHU 'Alayhi Wa sallam masih hidup serta bantahannya dan bahayanya perkataan jin muslim tersebut
catatan keduapuluhsatu: Bantahan terhadap pernyataan jin muslim yang hendak mengelabui kaum muslimin dan tinggi serta agungnya kedudukan Nabi ShollaLLOOHU 'Alayhi Wa sallam
catatan keduapuluhdua: Lagi tentang jin qorin Nabi ShollaLLOOHU 'Alayhi Wa sallam masih hidup serta bantahannya dan bahayanya perkataan jin muslim tersebut
catatan keduapuluhtiga: Contoh lagi penyimpangan jin muslim yang mengajarkan kesyirikan, dengan menyatakan bahwa jin qorin pendamping kita dapat melindungi dari berbagai bahaya besar
catatan keduapuluhempat: Jin pendamping itu tidak memiliki syahwat serta bantahannya
catatan keduapuluhlima: Pernyataan pengarang yang akan bertemu dengan jin muslim di Surga nanti serta bantahannya
catatan keduapuluhenam: Sebuah cara pengobatan sihir yang tidak ada dasarnya dalam syari'at
catatan keduapuluhtujuh: Sebuah cara mengusir gangguan jin yang tidak ada ketetapannya seperti itu dalam syari'at dan sedikit keterangan tentang bid'ah idhofiyah
catatan keduapuluhdelapan: Sebuah cara lagi untuk mengobati sihir yang berkaitan dengan suami istri yang tidak ada ketentuannya seperti itu dalam syari'at
catatan keduapuluhsembilan: Sebuah persyaratan yang tidak benar yang ditentukan oleh jin muslim bagi seorang yang akan mengusir gangguan jin, dan bolehnya seorang muslim untuk membaca al-Qur-an dan beberapa amalan yang lainnya tanpa wudhu'
catatan ketigapuluh: Cara-cara yang tidak ada ketentuannya dalam syari'at yang diajarkan oleh jin muslim untuk mengobati seorang wanita yang kesurupan
catatan ketigapuluhsatu: Beberapa cara lagi yang tidak ada ketentuannya dari syari'at serta bantahannya
catatan ketigapuluhdua: Beberapa cara lagi yang tidak ada ketentuannya dari syari'at serta bantahannya
catatan ketigapuluhtiga: Beberapa cara lagi yang tidak ada ketentuannya dari syari'at serta bantahannya
catatan ketigapuluhempat: Adanya syari'at sujud syukur setelah menyembuhkan si sakit
Ditulis ulang dari kitab di atas oleh: Abu Reza al-Batawi.
No comments:
Post a Comment