Friday, March 25, 2011

Muqoddimah (Pembukaan)

Assalaamu 'alaikum wa rohmatuLLOOHI wa barokaatuH
Semoga kesejahteraan dan rohmat ALLOH serta barokah-NYA (terlimpah) atas kalian

Sesungguhnya segala puji hanya milik ALLOH, kami memuji-NYA, memohon ampun dan pertolongan-NYA. Kami berlindung kepada-NYA dari kejahatan diri kami dan kejelekan amal perbuatan kami. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh ALLOH, niscaya tiada yang dapat menyesatkannya. Dan barangsiapa yang disesatkan-NYA, niscaya tiada yang dapat memberi petunjuk kepadanya. Aku bersaksi bahwasanya tiada yang berhak diibadahi dengan benar kecuali ALLOH, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-NYA, dan aku bersaksi bahwasanya Muhammad ShollaLLOOHU 'Alaihi Wa sallam adalah hamba dan Rosul-NYA.

"Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada ALLOH dengan sebenar-benarnya taqwa dan janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan Islam."
{Q.S. Ali 'Imron (3) : 102}

"Hai manusia, bertaqwalah kepada ROBB-mu yang telah menciptakanmu dari diri yang satu, dan daripadanya ALLOH menciptakan istrinya, dan daripada keduanya ALLOH memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada ALLOH yang dengan (menggunakan) nama-NYA kamu saling meminta satu sama lain dan (peliharalah) hubungan silaturohim. Sesungguhnya ALLOH selalu menjaga dan mengawasimu."
{Q.S. an Nisaa' (4) : 1}

"Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada ALLOH dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya ALLOH memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu dan barangsiapa mentaati ALLOH dan Rosul-NYA, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar."
{Q.S. al Ahzaab (33) : 70 - 71}

Amma ba'du,

Sesungguhnya sebenar-benar perkataan adalah kitab ALLOH, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad ShollaLLOOHU 'Alaihi wa sallam, seburuk-buruk perkara adalah perkara yang diada-adakan (baru), setiap perkara yang baru adalah bid'ah, setiap bid'ah adalah sesat, dan setiap kesesatan tempatnya di neraka.
{H.R. Abu Dawud 1097, 2118, at Tirmidzi 1105, an Nasa-i 3/ 104-105, Ibnu Majah 1892, ad Darimi 2/ 142, Ahmad 1/ 293, 393, 432, 'Abdurrozzaq 10449, ath Thoyalisi 336, 338, Abu Ya'la 5211, al Hakim 2/ 182-183, al Baihaqi 3/ 214. 7/ 146, dari 'Abdulloh bin Mas'ud, shohih, Ibnu Taimiyyah - Majmuu' Fataawaa 18/ 286-287, al Albani - Kutaib Khutbatul Haajah hal 36}

No comments:

Post a Comment