Tuesday, January 3, 2012

Jin tidak terlihat, bukan berarti tidak ada

Jin tidak terlihat, bukan berarti tidak ada

Tidak terlihatnya jin bukan berarti tidak ada. Berapa banyak hal yang tidak dapat kita lihat tetapi benda itu ada. Arus listrik misalnya, kita tidak dapat melihatnya tetapi ia mengalir di dalam kabel. Kita membuktikan keberadaannya dengan pengaruh-pengaruhnya yang nampak dalam bohlam dan lainnya. Demikian pula udara yang kita hirup untuk mempertahankan hidup kita, kita tidak melihatnya tetapi kita bisa merasakannya.

Bahkan ruh yang merupakan esensi kehidupan kita, kita tidak melihatnya dan tidak mengetahui hakikatnya tetapi kita meyakini keberadaannya.

(Maroji'/ Rujukan: judul kitab: Wiqoyatul insan minal jinni wasy syaython, penulis: Wahid 'Abdus Salam Bali, penerbit: Maktabah ash-Shohabah - Jeddah, Cetakan ketiga, 1412 H/ 1992 M, judul Indonesia: Kesurupan jin dan cara pengobatannya secara Islami, penerjemah: Aunur Rofiq Sholih Tamhid Lc, penerbit: Robbani Press - Jakarta, Cetakan kesebelas, jumadil akhir 1425 H/ agustus 2004 M)

No comments:

Post a Comment